Minggu, 17 Juni 2012

Unirow Selenggarakan Program S1 PGSD



Sejak adanya uang tunjangan profesi guru bagi guru yang sudah lolos sertifikasi, peminat lulusan SLTA untuk masuk pada jurusan kependidikan semakin besar.
Jika dulu kuliah jurusan kependidikan hanya ada di Universitas Kependidikan (Dulu dikenal dengan IKIP, red), kini semakin banyak universitas yang membuka jurusan tersebut, salah satunya adalah Universitas Ronggolawe (Unirow) Tuban.
Universitas Ronggolawe menyelenggarakan program Strata Satu jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Untuk perkuliahan S1 PGSD diselenggarakan tiga minggu sekali, pertemuan diadakan full day pada hari Jumat hingga Minggu, bertempat di SMA PGRI 3 Tuban.
Program S1 PGSD ini banyak diikuti mahasiswa dari luar kota, diantaranya Gresik, Pacitan, Rembang dan Blora. Keberadaan Universitas Ronggolawe Tuban ini sudah banyak dikenal di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah bagian Timur (Rembang dan Blora). Jadi jangan heran jika pada hari-hari perkuliahan, SMA PGRI 3 Tuban nampak ramai oleh mahasiswa dari luar kota.
“Kami datang untuk kuliah di Unirow setiap tiga minggu sekali full day pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu di SMA PGRI 3 Tuban. SPP tiap bulan kami dikenai biaya Rp 140.000 atau Rp 840.000 tiap semester,” ujar Udi, seorang mahasiswa dari Gresik.
Di tempat yang sama, salah satu mahasiswa dari Pacitan saat ditemui jurnalberita.com di mengatakan, “Kami setiap tiga minggu sekali datang kuliah secara rombongan. Kami sewa bus umum ke Unirow Tuban selama tiga hari mulai hari Jumat, Sabtu dan Minggu. Untuk beristirahatnya, kami menempati ruang kosong di SMA PGRI 3 Tuban”.
Lanjutnya, karena kini tuntutan profesi guru mengharuskan Strata satu jurusan PGSD, maka kami rela kuliah meski jauh. Setiap kami berangkat kuliah di Tuban, patungan untuk sewa bus sebesar Rp 200.000 per orang.
Rektor Universitas Ronggolawe Tuban, Drs. Hadi Tugur, MPd. MM, saat dihubungi via ponselnya, Jumat (8/4/2011) mengatakan, “Memang benar Unirow mengadakan kuliah program Strata Satu jurusan PGSD setiap tiga minggu sekali selama tiga hari, dan mahasiswa kami banyak dari Gresik maupun Pacitan. Yang terpenting, tidak mengurangi jumlah SKS mahasiswa meski hanya kuliah selama tiga hari.
“Untuk uang pembayaran setiap semesternya sama antara mahasiswa dari Gresik maupun Pacitan,” ujar Drs. Hadi Tugur, MPd. MM. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar